• Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura Bagikan Hadiah Kepada Juara Lomba

  • Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura Kunjungi Persit Cabang Kodim Ambon

July, 2017

now browsing by month

 
Posted by: | Posted on: July 19, 2017

Persit Korem 151/Binaiya Gelar Ceramah Bahaya Kanker Serviks

Masohi. Dalam rangka kunjungan kerja Ketua Persit KCK Koorcabrem 151/ Binaiya Ny. Christian Kurnianto Tehuteru ke Satuan Jajaran yakni Yonif 731/Kabaresi dan Kodim 1502/Masohi disertai dengan Kegiatan Ceramah Kesehatan tentang Deteksi dini & Cegah Kanker Serviks oleh dr.Mangontang Sitorus, SpOG, MMRS dan Pentingnya ASI Ekslusif oleh dr. Edi S Tehuteru, SpA ( K ) , MHA, Rabu (19/07) di Aula Yonif 731/Kabaresi Ds. Haruru, Kec. Amahai, Kab. Malteng.Kegiatan Ceramah Kesehatan ini mendapatkan atensi positif dari Ibu-Ibu Persit Jajaran Korem 151/Binaiya yaitu Persit Kartika Chandra Kirana cabang Kodim 1502/ Masohi dan cabang Yonif 731/ Kabaresi dengan mencapai jumlah peserta yang hadir sebanyak 300 orang. Dalam pelaksanaan kegiatan ceramah kesehatan ini para peserta mendapatkan Ilmu Pengetahuan tentang kesehatan yang dapat digunakan manfatnya kepada diri sendiri dan keluarga, kesempatan tanya jawab dan berdikusi seputar materi ceramah juga diberikan kegiatan berjalan lancar. Untuk lebih memahami materi yang diberikan pada saat ceramah juga dilaksanakan penayangan Video tentang bahaya kanker serviks. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Persit KCK Koorcabrem 151/Binaiya Ny.Christian Kurnianto Tehuteru, Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim 1502 Ny.Achmad Fikri Dalimunthe, Ketua Persit KCK Cabang XXXII Yonif 731 Ny.Rahmad Saerodin.

Posted by: | Posted on: July 19, 2017

Bidan Alivia Sosok Anggota Persit Membantu Suami dan Sesama

Merupakan suatu kebahagiaan maupun kebanggaaan tersendiri bagi seorang wanita apabila dapat menjadi pendamping hidup seorang prajurit TNI yang sepenuhnya mendedikasikan dirinya demi tegaknya merah putih serta utuhnya NKRI. Namun dibalik kebahagian dan kebanggaan tersebut terkandung makna maupun tanggung jawab yang luar biasa besar apabila dibandingkan dengan ibu rumah tangga biasa. Hal ini disebabkan setelah menyatakan diri bersedia untuk dipersunting secara resmi oleh seorang prajurit TNI aktif maka otomatis pada saat itu juga seorang wanita tersebut akan menjadi anggota Persit Kartika Chandra Kirana, dimana salah satu tugas pokoknya adalah sebagai motivator suami dalam menjalani kehidupannya sebagai prajurit TNI dalam menghadapi tugas Negara. Namanya Alivia Mustika Devie Susanti Istri Lettu Ckm dr.Satrio Pratomo dia adalah sosok anggota Persit yg berprofesi Bidan. Bidan lulusan Akper di Jawa Timur tepatnya di Jember ini sebagai seorang anggota Persit KCK Koorcabrem 151/Binaiya Cabang Yonif 731/Kabaresi, selain keseharian membantu tugas suami juga mengabdikan diri sebagai Bidan untuk membantu ibu-ibu yang hamil dalam menjaga usia kehamilan dan melahirkan. Bidan yang sempat bertugas di Puskesmas Jelbuk Kota Jember di Jawa Timur ini, Setelah dipersunting seorang anggota TNI yang kemudian bertugas di Yonif 731/Kabaresi, bidan Alivia mengabdikan diri di Poliklinik yg ada di Yonif 731/Kabaresi serta merangkap tugas praktek di Poliklinik Yayasan Ukhwa Masohi. Profesi bidan adalah profesi yang sangat penuh resiko dan tekanan. Profesi bidan sarat nilai pengabdian sehingga butuh konsentrasi penuh dalam membantu proses kelahiran . Tidak siang ataupun malam bahkan saat istirahatpun bila ada yg membutuhkan tenaganya tdk mungkin akan menolaknya. Dengan pengabdian gandanya sebagai anggota Persit dan seorang bidan, Alivia Mustika Devie Susanti patut kita teladani karena mampu menyeimbangkan antara tugas dan kewajibannya sebagai anggota Persit hal ini patut dijadikan contoh bagi Persit-persit muda dalam berkarya dan mengabdi sehingga bisa berjalan seiring dan sejalan. Terus berkarya Alivia sang bidan muda …abdikan dirimu di tengah-tengah tempat dimana suami bertugas…berilah contoh dan teladan buat anggota Persit yang lain