• Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura Bagikan Hadiah Kepada Juara Lomba

  • Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura Kunjungi Persit Cabang Kodim Ambon

Uncategorized

now browsing by category

 
Posted by: | Posted on: May 12, 2018

Persit KCK Cab XXV Kodim 1502/ Masohi Melaksanakan Karya Bakti

Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Kodim 1502/Masohi yang dipimpin langsung oleh Ny. Hari Sandi melaksanakan karya bakti di area Pelabuhan Amahai Ds. Soahuku Kec. Amahai Kab. Malteng, Sabtu (12/05).

Pembukaan Karya Bhakti peduli lingkungan dibuka langsung oleh Bupati Kab. Malteng dan dalam kegiatan Karya Bakti tersebut juga dihadiri oleh Forkompimda Kab. Malteng dan lainnya kurang lebih 300 orang. Ketua Cabang XXV Kodim 1502/Masohi Ny. Hari Sandi mengajak Persit Kartika Chandra Kirana Yonif 731/Kabaresi, Persit Denpom Masohi, Bhayangkari Brimob Amahai, Bhayangkari E Amahai dan PKK Kec. Amahai untuk ikut serta dalam karya bakti peduli lingkungan untuk menjaga kebersihan bersama walaupun yang mengadakan bapak-bapak karena kebersihan merupakan sebagian dari iman dan jika tidak kita yang bergerak menjaga lingkungan tetap bersih siapa lagi kalau bukan kita.

Gagasan Ny. Hari Sandi untuk mengikut sertakan para unsur organisasi Wanita di Maluku Tengah. Dalam ikut serta kegiatan tersebut bertujuan agar kita lebih peduli lingkungan sekitar dan juga membangun silaturahmi, persaudaraan dan kebersamaan dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan.

Posted by: | Posted on: May 10, 2018

KEGIATAN KARYA BHAKTI PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA RANTING 10 BULA CABANG XXV KODIM 1502/MASOHI

Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 10 Bula Cabang XXV Kodim 1502/Masohi yang dipimpin langsung oleh ketua Ranting 10 Bula Ny. Ismail mengadakan Kegiatan Karya Bhakti Pembersihan halaman dan dalam Masjid Raya An-Nur Jln. Bula Ds. Bula Kec. Bula Kab. Seram Bagian Timur (10/05).

Kegiatan karya bakti tersebut juga mengajak ibu-ibu PKK Kab. Seram Bagian Timur, Ibu-Ibu Dharma Wanita, Persit Kartika Chandra Kirana Ranting Kipan E 731 dan Ibu-Ibu Bhayangkari Polres Seram BagianTimur.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dan koordinasi para Ketua Organisasi Wanita di Bula yang
bertujuan agar memberikan kenyamanan dalam menjalankan ibadah sholat di bulan Ramadhan dan bisa mempererat silatutahmi antara sesama organisasi yang berada di Kab. Seram Bagian Timur dan agar masyarakat lainnya bisa mencontoh kegiatan-kegiatan positif untuk kebaikan semuanya.

Posted by: | Posted on: May 8, 2018

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 151 Memberi Semangat kepada Istri Anggota Yonif 731

Menjelang keberangkatan anggota Yonif 731/Kabaresi untuk melaksanakan Satgas Pamrahwan di wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, Ny. Mevi Christian Tehuteru berkesempatan memberi semangat kepada para anggota Persit Cabang XXXII Yonif 731 bertempat di Lapangan Sapta Marga Yonif 731, Kabupaten Maluku Tengah, Senin, (07/05). Sebelum memulai olah raga bersama, Ny. Mevi Christian Tehuteru memberi pengarahan agar Ibu-ibu selalu semangat dan mendukung suami yang sebentar lagi akan melaksanakan Satgas selama 9 bulan. Selama ditinggal suami Satgas Ibu2 dihimbau untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan anak-anak juga memperbanyak ibadah dalam bentuk pengajian dan kebaktian rutin. Selain melaksanakan olah raga bersama, Ny. Mevi juga memberikan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk BKB Posyandu Yonif 731. Kunjungan diakhiri dengan meninjau Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) yang sedang direnovasi atas bantuan Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Suko Pranoto. Ny. Mevi berharap TPA Kabaresi dapat mulai aktif kembali pada bulan ramadhan akan datang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ny. Dian Hari Sandhi Ketua Cabang XXV Kodim 1502, Ny. Indra Hirawanto Ketua Cabang XXXII Yonif 731 serta Pengurus Koorcab Rem 151.

Posted by: | Posted on: March 22, 2018

Persit KCK Koorcab Rem 151 Laksanakan Bansos

Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 151/Binaiya memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada Anak Yatim Piatu dan Warakawuri guna mewadahi rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Komando Resor Militer (Korem), Kamis (22/03).
Berbagi bersama anak yatim piatu dan para warakawuri ini sebagai bentuk solidaritas antar sesama guna membantu meringankan beban hidup bagi anak yatim piatu dan warakawuri, selain itu juga guna menjalin dan menyambung tali silaturahmi serta komunikasi yang baik antar sesama.
Gelar aksi solidaritas tersebut dilaksanakan dengan berkunjung ke tempat anak yatim piatu yakni Panti Asuhan Nurul Ikhlas di Dusun Arbes Ds. Batu Merah Kec. Sirimau dan Panti Asuhan Caleb House di Desa Kayu Tiga/Air Kaki Setan Kota Ambon dan Warakawuri keluarga besar Korem 151/Bny.
Bertindak selaku pimpinan kegiatan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, Ny. Christian K. Tehuteru dan didampingi Kasipers Korem 151/Binaiya, Mayor Inf Karona Susilo, perwakilan anggota Korem 151/Bny serta pengurus Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura.
Dalam pelaksanaan Bansos tersebut, Persit juga memberikan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan cara menggosok gigi yang baik dan benar yang diberikan oleh drg. Sungging Pertiwi.
“Kegiatan Bansos ini merupakan upaya agar TNI selalu menjaga kemanunggalan dengan rakyat, juga peran Persit KCK Koorcab Rem 151 untuk bisa selalu berbagi kasih kepada masyarakat di Maluku khususnya anak-anak panti asuhan yakni panti asuhan Nurul Ikhlas dan panti asuhan Caleb House yang berada di wilayah kota Ambon ini,” ujar Ketua Persit dalam Sambutannya.
Ketua Persit juga berpesan kepada anak-anak panti asuhan agar senantiasa terus belajar dan mengejar cita-cita.

Posted by: | Posted on: March 16, 2018

Persit Kartika Chandra Kirana Juara 1 Lomba Bola Volly

Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana PD XVI/Pattimura ikut andil dalam lomba Volly dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Dharma Pertiwi dan memperoleh Juara 1 di Lapangan Volly Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon, Jumat (16/03).
Tim Persit KCK PD XVI/Pattimura yang diwakili oleh Tim Volly dari Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura mampu menunjukan eksistensinya sebagai tim terbaik di Jajaran Kodam XVI/Ptm setelah sebelumnya juga dapat menjuarai pertandingan Bola Volly Persit antar satuan di Kodam XVI/Ptm dan merebut juara 1 lomba Volly HUT ke-54 Dharma Pertiwi setelah mengalahkan lawan-lawannya dari Pia Ardhya Garini dan Jalasenatri.
Dengan mental juara yang dimiliki oleh tim Persit, mereka mampu mengalahkan lawan-lawannya yang tidak bisa dianggap remeh. Kekompakan dan kegigihan mereka mendapatkan apresiasi yang sangat meriah dari seluruh peserta yang hadir pada acara tersebut. Posisi kedua dalam pertandingan tersebut diraih oleh tim dari Pia Ardhya Garini, sedangkan Jalasenatri harus puas sebagai juara ketiga. Kegiatan yang dimulai dengan olah raga bersama tersebut turut hadiri oleh Ketua Persit Daerah PD XIV/Pattimura, Ny. Ngesti Suko Pranoto yang juga sebagai Ketua Dharma Pertiwi, Ketua Jalasenastri Koorcab Lantamal IX/Ambon, Pia Ardhya Garini yang diwakili Oleh Istri dari Kadisops Lanud Pattimura, Ketua Persit Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, Ny. Christian K. Tehuteru, Wakil Ketua Persit Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, Ny. Christian Pieter Sipahelut yang mendampingi Tim Volly Persit Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, seluruh Persit, Jalasenastri , Pia Ardhya Garini yang mengikuti seluruh olahraga bersama dan Tim Volly tersebut.

Posted by: | Posted on: March 15, 2018

Persit KCK Koorcab Rem 151 Juara 1 Dalam Perlombaan Menyanyi Solo dan Duet

Persatuan Istri Tentara (Persit) PD XVI/Pattimura mengadakan perlombaan menyanyi solo dan menyanyi duet dalam rangka rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke -72 Persit Kartika Candra Kirana tahun 2018, dari beberapa peserta yang bertanding, peserta dari Persit Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura yang ikut dalam lomba menyanyi Solo Ibu Jimiy Adam, istri dari Serda Dani Adam (Dim 1506/Namlea) dan lomba menyanyi Duet Ibu Lekatompesy (istri dari Serda Lekatompesy (Dim 1504/Ambon) yang berduet dengan Ibu Ona Situmorang istri dari Koptu Erijon Situmorang (Kima Rem 151/Bny).
mampu berkiprah menunjukkan suara emasnya, keluar sebagai Juara 1 dalam perlombaan menyanyi tersebut, yang dilaksanakan di Baelio Slamet Riyadi Makorem 151/Binaiya, Kamis (15/03).
Lomba menyanyi yang dilaksanakan selama satu hari tersebut terlihat sangat meriah dan seru untuk dilihat, dimana masing-masing peserta menunjukkan kebolehannya dalam hal dunia tarik suara.
“Tak sia-sia usaha selama mereka berlatih yang kurang lebih selama dua minggu terakhir ini sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.”Ucap Kapten Inf Hendrik Ulorlo yang secara langsung membimbing dan mendampingi dalam setiap latihan peserta dari Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura.
Turut hadir dalam lomba tersebut tersebut Ketua Daerah PD XV/Pattimura, Ny. Ngesti Suko Pranoto, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151/PD XVI/Pattimura, Ny Christian K. Tehuteru Seluruh Pengurus Persit PD XVI/Pattimura, Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, Ny. Christian Pieter Sipahelut, Peserta lomba menyanyi Persit dan anggota Persit supporter dari perwakilan Cabang-cabang, Panitia dan Dewan juri dalam perlombaan tersebut.

Posted by: | Posted on: March 15, 2018

Luar Biasa Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura

Memang luar biasa, hal tersebut adalah ungkapan yang pas untuk dinobatkan kepada Persatuan Istri Tentara (Persit) KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura yang mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengikuti rangkaian kegiatan Lomba-lomba yang diselenggarakan oleh Persit KCK PD XVI/Pattimura dalam rangka memperingati HUT Ke-72 Persit Kartika Chandra Kirana, Senin (12/03).
dalam hal ini peserta Tenis Meja dari Persit KCK Koorcab Rem 151/Binaiya Lomba Tenis Meja yang diikuti oleh Ibu Syamsurizal mampu meraih Juara 1 dalam perlombaan yang digelar di Lapangan Indoor Tapal Kuda.
Lomba tenis meja tersebut diikuti oleh peserta perwakilan dari masing-masing satuan yang mana semua menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ternyata sebagai Persit juga tak hanya mampu mendampingi tugas suami akan tetapi juga mampu melaksanakan perlombaan yang diantaranya berupa olahraga Ketangkasan.

Posted by: | Posted on: March 11, 2018

Persit KCK Koorcab Rem 151 Juara 1 Dalam Perlombaan Voly Ball

Persatuan Istri Tentara (Persit) PD XVI/Pattimura mengadakan perlombaan Voly Ball dalam rangka rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke -72 Persit Kartika Candra Kirana tahun 2018, dari beberapa Tim yang bertanding, Tim dari Persit Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura mampu berkiprah keluar sebagai Juara 1 dalam perlombaan tersebut, yang dilaksanakan di lapangan Indoor Tapal Kuda, Kota Ambon, Sabtu (10/03). Lomba Volly ball yang dilaksanakan dari hari Jumat kemarin dengan babak penyisihan dan dilanjutkan dengan semi final dan final untuk hari ini terlihat sangat meriah dan seru untuk dilihat, dimana masing-masing Tim menunjukkan kebolehannya dalam mengolah sikulit bundar dengan lihai. Lebih lanjut hasil dari perlombaan tersebut Persit Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura mampu menunjukkan kiprahnya merebut Juara 1 dan untuk Juara 2 diraih oleh Persit Cabang IX Rindam, Juara 3 diraih oleh Persit Cabang XXXIV Yonif 733.
Seperti pepatah mengatakan “Usaha tidak akan menghianati hasil” hal tersebut lah yang dilaksanakan Persit KCK Koorcab Rem 151 yang telah mempersiapkan diri betul-betul untuk berlatih yang selama kurang lebih dari satu bulan yang lalu, sehingga dalam perlombaan ini Persit Koorcab Rem 151 Penuh semangat dan menguasai permainan, dalam perlombaan ini dapat meraih Juara satu.
Turut hadir dalam acara tersebut Ny. Christian Pieter sipahelut yang juga sebagai Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, Ny. Fendri Navyanto Raminta selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Dim 1504 Istri dari Dandim 1504/Ambon, Ny. Yoyok yang juga istri dari Kasiter Rem 151/Binaiya, Pengurus serta anggota Persit KCK Koorcab Rem 151/Binaiya, supporter dari perwakilan Cabang-cabang sejajaran Koorcab Rem 151, seluruh Pemain serta Official Tim Persit Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura.

Posted by: | Posted on: January 22, 2018

TEGAR DITENGAH BADAI: BERSYUKUR DALAM KEKURANGAN, BERSABAR DALAM KESESAKAN

Mereka, anak-anak berkebutuhan khusus, selalu dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat kita. Tak pantas rasanya mengkategorikan anak berkebutuhan khusus sebagai “anak yang tidak berharga”, “anak yang tak punya masa depan”, atau “anak yang jadi beban orangtua”. Anak-anak berkebutuhan khusus bukanlah anak-anak yang dilahirkan biasa tapi mereka terlahir dari para orangtua yang hebat dan sangat luar biasa. Sebuah pelajaran hidup dan kisah inspiratif yang kami peroleh dari para orangtua hebat dalam kegiatan anjangsana ke putra-putri Prajurit TNI-AD dijajaran Persit Koorcab Rem 151 yg mengalami cacat mental & fisik, diantaranya ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 1504/Ambon. Pada bulan Desember yang lalu, Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura, Ny. Christian Kurnianto Tehuteru, beserta Ibu Wakil Ketua, Ny. Christian Pieter Sipahelut, dan Ketua Seksi Sosial, Ny. Imam Khanafi, serta ikut mendampingi yaitu Ketua Persit KCK Kodim Ambon, Ny. Roynald Sumendap beserta pengurus, mengunjungi rumah anak-anak berkebutuhan khusus (16/12/17), antara lain ananda Theresia Noya, 16 thn, yang menderita gangguan kelainan otak dan perkembangan saraf dan fungsi tubuh akibat permasalahan medis saat dalam kandungan, adalah putri yang sangat cantik dari Ny. Monce Noy, anggota Persit Ranting Haruku Kodim Ambon, kemudian ananda Huzar Devan Latuile, 7thn, putra dari Ny. Agustinus Latuile yang menderita microcephalus, yaitu ketidaknormalan sistem saraf yang menyebabkan ukuran kepala lebih kecil dari ukuran normalnya, serta ananda Ni Luh Chantika, 10 thn, putri dari Ny. Ketut Janji, Wakil Ketua Cabang Kodim Ambon, yang juga menderita gangguan otak dan perkembangan di dalam kandungan. Pada saat mengunjungi anak-anak tersebut, kami melihat bagaimana orangtua mereka mengajari dan merawat mereka dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Kami banyak belajar dari ibu-ibu yang luar biasa bahwa benar adanya cinta seorang ibu kepada anaknya sepanjang masa dan tanpa syarat. Para ibu hebat tersebut tetap menjalankan tanggungjawabnya merawat si buah hati dengan penuh keikhlasan dan sukacita. Tak ada terdengar keluhan dan sungutan dari bibir mereka. Yang ada hanya senyuman. Senyuman ditengah kesesakan. Senyuman mensyukuri hidup. Bagaimanapun kondisi fisik & mental putra-putri yang dilahirkannya, mereka menerimanya dengan sangat tulus ikhlas dan penuh ketabahan. Banyak pelajaran berharga yang kami dapati ketika kami berkunjung ke rumah para ibu tersebut dan menyaksikan kehidupan sehari-hari mereka yang menuntutnya penuh kesabaran, yaitu belajarlah bersyukur dalam segala keadaan. Bersyukur dalam kekurangan, ikhlas dalam ketidak-relaan dan bersabar dalam menanggung beban. Mereka yang bahagia tidak selalu harus memiliki apa yang terbaik dalam hidup mereka, tetapi mampu menjadikan setiap apapun yang hadir dalam hidupnya menjadi yang terbaik.
(dikisahkan oleh Ny. Imam Khanafi & Ny. Gerald Tobing-Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura)

Posted by: | Posted on: January 22, 2018

Peningkatan Ekonomi Masyarakat Tual Melalui Teknik Pengolahan Lahan yang Produktif

Pada tanggal 22 Juli 2016, untuk pertama kalinya kami beserta keluarga tiba di kota Tual Maluku Tenggara, Ambon- Maluku. Sebagai istri prajurit TNI-AD, sudah menjadi kewajiban saya untuk mendampingi suami dimanapun bertugas, dan saat itu suami saya, Letkol Arh Hilarius Karnedi, mendapat amanah menjadi Komandan Kodim 1503/Tual Korem 151 Kodam XVI/Pattimura.
Di daerah Tual, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Lahan yang cukup tersedia tidak dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk bercocok tanam karena lahan-lahan tersebut dianggap tidak subur, yang mana disebabkan oleh kondisi tanah yang berbatu.
Maka untuk memenuhi kebutuhan akan sayur-mayur dan buah-buahan, sebagian penjual mendatangkannya dari Pulau Jawa dan Kota Makassar dengan harga yang mencapai dua sampai dengan tiga kali lipat dari harga semula. Mencari solusi atas kondisi sosial tersebut, suami saya selaku Dandim Tual berinisiatif untuk meninjau lahan milik masyarakat dan mengajak mereka bekerjasama dan meminjamkan lahan mereka seluas 1,5 hektar untuk digunakan sebagai lahan bercocok tanam.
Dibantu oleh personil jajaran Kodim Tual, kami membuka lahan tersebut yang masih dipenuhi dengan semak-semak. Setelah lahan dibuka, ternyata memang kondisi tanah kering, penuh dengan karang dan bebatuan. Mencermati kondisi tanah yang penuh dengan karang, batu dan lapisan tanah yang sangat tipis, maka cara pengolahan tanah harus dilakukan secara benar dan tepat untuk menghasilkan struktur tanah yang subur. Metode pengolahan lahan yang kami lakukan awalnya yaitu dengan mencangkul tanah dan diayak sehingga tanah terpisah dengan batunya. Kemudian tanah yang sudah terpisah tersebut, dicampur dengan kotoran ayam, rumput dan larutan gula pasir dengan perbandingan kurang lebih satu truk tanah dicampur dengan sepuluh karung kotoran ayam sebagai pupuk dan sepuluh karung rumput yang selanjutnya di siram dengan 10 kg gula pasir yang telah dilarutkan dengan air. Selanjutnya campuran tersebut ditutup dengan terpal atau plastik, setiap hari terpal atau plastik tersebut dibuka untuk disiram dengan air biasa, dan setelah disiram maka ditutup kembali. Penyiraman tersebut dilakukan setiap hari selama delapan minggu. Setelah kurun waktu tersebut, media tanah yang akan ditanami sudah siap untuk digunakan pada lahan.
Kemudian kita menyiapkan lahan dan dibuatkan “bedeng-bedeng”. Pertama-tama kita buat lubang-lubang terlebih dahulu, untuk dimasukkan tanah yang sudah diolah dan bibit yang siap tanam.
Dengan lahan yang sudah siap ditanami, maka kami mencoba untuk menanam bibit semangka. Dengan luas tanah +/- 1,5 hektar bisa ditanami kurang lebih 5000 bibit semangka, adapun pembibitan semangka, yaitu dengan cara biji semangka direndam dengan air hangat selama sepuluh menit, kemudian direndam dengan air dingin selama 12 jam. Setelah itu bibit disebar ke tanah yang sudah disiapkan untuk penyemaian bibit dan ditutup dengan daun kelapa agar tidak terpapar sinar matahari langsung. Penyemaian bibit disiram setiap pagi dan sore selama tiga hari. Setelah bibit tumbuh menjadi tunas dengan tinggi 5 cm, bibit-bibit tersebut dipindahkan ke polibek yang berisi tanah yang sudah dicampur dengan pupuk organik. Jika daun sudah tumbuh kurang lebih lima lembar atau sekitar tiga minggu maka dapat dipindahkan ke lahan atau bedeng yang siap tanam. Setelah ditanam di lahan, harus dilakukan penyiraman setiap dua hari sekali, pagi dan sore, serta pemberian pupuk flora empat hari sekali, guna menyuburkan batang dan daun sampai umur tanam satu bulan, dan apabila terdapat hama tanaman maka dapat disemprotkan obat pembasmi hama. Hal tersebut rutin harus dilakukan sampai masa panen tiba. Setelah tiga bulan, maka buah-buah semangka siap untuk dipanen. Dengan luas lahan kurang lebih 1,5 hektar, dari 5000 bibit semangka yang di tanam dapat menghasilkan 10 ton semangka. Harga pasaran semangka di Maluku Tenggara dan Kota Tual adalah Rp. 15.000/kg, tapi kami disini menjualnya dengan harga yang lebih murah, yaitu 10.000/kg, sehingga hasil yang kami dapat dari 10 ton semangka adalah Rp.100. 000. 000,-. Di sela-sela tugas dan kesibukan suami sbagai DandimTual, sering kali suami turun tangan untuk mengolah lahan ataupun mencampur pupuk organik secara langsung. Melihat hasil nyata dari teknik pengolahan tanah tersebut, suami saya memberikan penyuluhan kepada anggota maupun masyarakat bahwa dengan mengolah tanah secara tepat akan bisa memberikan produk pertanian yang berkualitas dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Kami menunjukkan bukti nyata kepada masyarakat. Untuk pengolahan tanah di Maluku Tenggara dan Kota Tual, pada kenyataannya masih bisa menghasilkan tanaman , baik buah ataupun sayuran dengan nilai ekonomis yang sangat tinggi. Suami saya juga melakukan pembinaan kepada para anggotanya dan masyarakat setempat agar memanfaatkan lahan tidur untuk dikelolah menjadi sumber penghasilan. Setelah suami saya memberikan contoh cara pengolahan tanah yang produktif kepada masyarakat, antusias masyarakat untuk bercocok tanam sangat tinggi. Suami saya sering menyampaikan kepada masyarakat di daerah Maluku Tenggara,khususnya daerah Tual, bahwa menjadi petani bukanlah hal yang sulit. “Asalkan ada keinginan pasti bisa dikerjakan. Yang terpenting adalah usaha dan kemauan dari diri sendiri.” ujar Suami saya mengobar semangat. Mungkin saya bisa simpulkan kepada para pembaca, khususnya seluruh ibu-ibu Persit, ibarat kata pepatah: DI MANA ADA KEMAUAN, PASTI ADA JALAN !

(dikisahkan oleh: Ny. Hilarius Karnedi, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 1503/Tual Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura)